ZA Sosialisasi Program BPJS Kesehatan di Kecamatan Pasar

Jumat, 22 April 2022 | 11:00:49 WIB

Anggota Komisi IX DPR RI H Zulfikar Achmad (ZA) saat sosialisasi program BPJS Kesehatan di Ballroom Semagi Hotel, Kamis (21-04-2022).
Anggota Komisi IX DPR RI H Zulfikar Achmad (ZA) saat sosialisasi program BPJS Kesehatan di Ballroom Semagi Hotel, Kamis (21-04-2022).

BUNGO-INDEPENDENT.COM, MUARABUNGO - Anggota Komisi IX DPR RI H Zulfikar Achmad (ZA) kembali bersilaturahmi dengan warga Kecamatan Pasar Muarabungo dan Kecamatan Bathin III, Kamis (21-04-2022). Silaturahmi kali ini dalam rangka sosialisasi program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Saat acara yang digelar di Ballroom Semagi Hotel tersebut dihadiri sekitar 200 warga. Di hadapan warga ZA yang juga didampingi Koordinator Tim Kegiatan Doktor Candidat (DC) Darham Wahid, M.Pd menyampaikan pentingnya semua warga menjadi peserta BPJS Kesehatan. Sebab, BPJS Kesehatan akan memberikan jaminan biaya pengobatan jika peserta sakit dan butuh perawatan di rumah sakit.

"Untuk itu ngan bao orang BPJS Kesehatan kesini," kata ZA.

Sosialisasi Jaminan Kesehatan Nasional bertajuk "dengan gotong royong semua akan tertolong" ZA juga memberikan kesempatan kepada warga untuk berdialog baik dengan dirinya maupun dengan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Muarabungo, Neri Eka Putri.

Sementara Kepala BPJS Kesehatan Cabang Muarabungo, Neri Eka Putri, saat menyampaikan materi menerangkan perbedaan antara Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Kartu Indonesia Sehat(KIS) dan BPJS Kesehatan. 

Selain itu Dia juga mengatakan saat ini peserta sudah banyak diberikan kemudahan dalam pelayanan. Salah satunya sistem pelayanan online.

"Nantik kartu BPJS Kesehatan sudah terkoneksi dengan NIK peserta, sehingga bisa langsung ditunjukkan via handphone," kata Neri.

Warga Kabupaten Bungo sendiri yang menjadi peserta BPJS Kesehatan saat ini masih sangat jauh dari target presiden.

"Bungo baru 72 persen dari 367000 penduduk. Artinya ada 98 ribu orang belum terdaftar. Masih jauh dari target Presiden Jokowi, yaitu 98 persen menjadi peserta jelang habis masa jabatan," katanya.

Lalu dia juga mengungkapkan alasan menjadi peserta BPJS Kesehatan. Pertama katanya sakit datang secara tiba-tiba.

Menurutnya sakit itu datang tiba-tiba,kalau tidak menjadi peserta tentu akan kesulitan berobat saat sakit. "Seperti sakit jantung, mau bayar pakai apa," katanya.

Kedua bagian dari budaya gotong royong. "Kenapa saya katakan gotong royong. Seperti satu pasien demam berdarah biayanya sebesar iuran 80 peserta sehat. Lalu satu peserta operasi sesar, biayanya sebanding dengan Iuran 135 peserta sehat. Lalu jika ada yang sakit kanker, biayanya diperkirakan satu orang sebanding iuran 1.253 peserta sehat," sambung Neri.

Neri juga memperkenalkan dua program pelayanan online demi memudahkan peserta.

Selain Pelayanan Administrasi Via Wats App (PANDAWA). BPJS Kesehatan juga memiliki program yang berorientasi untuk memudahkan serta meringankan peserta yang memiliki tunggakan iuran pembayaran. Yaitu dilakukan dengan bertahap atau dicicil.

Adapun syarat dan ketentuan bagi peserta untuk dapat mengikuti Program REHAB yaitu memiliki tunggakan lebih dari 3 bulan (4-24 bulan).

"Untuk mendaftarkan program ini, peserta bisa mendaftar melalui aplikasi Mobile JKN atau melalui call center BPJS kesehatan di 165. Maksimal periode tahapan pembayaran selama 1 siklus program, yakni 12 bulan," katanya.

Kemudian, langkah-langkah mendaftar REHAB BPJS Kesehatan melalui aplikasi Mobile JKN. Pertama, Unduh aplikasi Mobile JKN di Playstore. Buka aplikasi, dan pilih menu program “Rencana Pembayaran Bertahap" Masukkan informasi mengenai kartu BPJS Kesehatan yang diminta. Kemudian Peserta menyetujui syarat dan ketentuan serta hasil simulasi program, 

" Pembayaran tagihan iuran dapat dilakukan melalui kanal-kanal pembayaran yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan, dan Pendaftaran Rehab BPJS Kesehatan dapat dilakukan sampai dengan tanggal 28 setiap bulan, kecuali Februari sampai dengan tanggal 27. Apabila peserta sudah melunasi kewajibannya, maka secara otomatis BPJS Kesehatan akan berstatus aktif kembali," jelasnya.

Selain itu, saat sosialisasi BPJS Kesehatan Cabang Muarabungo juga memperkenalkan nomor kontak pelayanan PANDAWA yang bisa dihubungi oleh pelanggan, yaitu 08118165165. Dengan program-program ini BPJS Kesehatan menginginkan semua peserta mendapatkan kemudahan dalam pelayanan.(slt)

 

 

 

 

 






BERITA BERIKUTNYA

loading...