Jaksa Pengacara Negara bersama BPJS Ketenagakerjaan Gelar Dialog Interaktif

Rabu, 03 Agustus 2022 | 10:50:32 WIB

BUNGO-INDEPENDENT.COM, MUARABUNGO - Peran Jaksa Pengacara Negara dalam Kepatuhan Peserta BPJS Ketenagakerjaan Bagi Kepala Desa dan Aparatur Desa di Kabupaten Bungo disiarkan secara live di Bungo TV, Selasa (2-08-2022).

Rina Septiana sebagai Kepala Bidang Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Muara Bungo dan Ahmad Fauzan, SH., MH, Kasi Datun Kejari Bungo hadir sebagai narasumber.

Kegiatan yang dipandu oleh Host Bungo TV, Desfriyanti tersebut bertujuan untuk mensosialisasikan kepada Perangkat dusun (Desa) dan Badan Permusyawaratan Dusun agar patuh dalam mengikuti program jaminan sosial. 

Sebab, masih terdapat 49 dari 141 desa di Kabupaten Bungo yang belum terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan yang saat ini sudah di anggarkan melalui Anggaran Dana Desa, maka dibutuhkan peran Jaksa Pengacara Negara dalam membantu BPJS Ketenagakerjaan untuk meningkatkan kepatuhan. 

BPJS Ketenagakerjaan Bersama dengan JPN sudah melakukan upaya sejak tahun 2019 dengan diadakan sosialisasi secara persuasive, bahkan sudah dilakukan pemanggilan oleh kejaksaan.

Selanjutnya, diharapkan seluruh aparatur dusun yang belum mendaftar segera mendaftar agar bisa bekerja dengan nyaman dan aman. "Karena sudah terlindungi, baik risiko pekerjaan, maupun risiko kematian dan hari tua nya," ujar Rina.

Sementara Ahmad Fauzan, SH., MH Kasi Datun Kejari Bungo menghimbau kepada Kepala Desa dan Aparatur Dusun untuk patuh dengan program BPJS Ketenagakerjaan. Sebab pemerintah sudah memberikan jaminan agar semua pekerja aman dan nyaman dalam melakukan aktivitas pekerjaanya.

"Kami menghimbau kepada kepala desa dan aparatur desa yang belum mendaftar agar untuk segera mendaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, dan bagi yang sudah menjadi peserta agar tidak menunggak," ujar Fauzan.

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Muara Bungo, Kunto Baskoro menambahkan, bahwa pihaknya akan terus memberikan edukasi kepada desa yang belum mendaftar dan menghimbau untuk segera mendaftarkan perangkat desa nya.

Di penghujung acara, Pembawa Acara menyampaikan kesimpulan dari acara tersebut bahwa dengan adanya program jaminan sosial ketenagakerjaan, akan terciptanya kepastian perlindungan dan kesejahteraan sosial bagi seluruh pekerja. 

Masyarakat diharapkan jangan sampai menjadikan program ini sebagai sesuatu yang membebani. Sebaliknya sesuatu yang sangat dibutuhkan.

"Maka untuk mewujudkan itu perlu nya Kerjasama dari JPN untuk membantu dalam kepatuhan peserta BPJS Ketenagakerjaan," ujar Pembawa Acara, Desfriyanti.(red)






BERITA BERIKUTNYA

loading...